Bijak Mengelola Uang Hati pun Tenang

Gunakan Uang anda sebijak mungkin. Anda Harus Tau dan harus bisa menempatkan uang anda sesuai dengan perencanaan yang tepat. Dalam Hal ini bisa kita kelompokkan  menjadi 3 kategori :

  1. Uang untuk memenuhi Kebutuhan Jangka Pendek yang bersifat Operasional (uang yang harus ada setiap saat)
  2. Uang yang ditanamkan dalam aset dengan resiko moderat, tetapi tetap memiliki likuiditas yang tinggi (uang ini untuk usaha yg bisa memberikan keuntungan dalam jangka pendek)
  3. Uang untuk mendapatkan keuntungan tinggi, sehingga resiko nya juga tinggi. Sekali Uang telah ditanamkan dalam kategori ini jangan harap dapat mendapatkan kembali uang ini dalam jangka pendek. (uang untuk investasi dalam jangka panjang umumnya lebih dari 10 tahun)

Indeks Harga Saham Gabungan (ISHG) sebagai indikator umum kondisi pasar modal di Indonesia, seringkali berfluktuasi merespon perubahan kondisi perekonomian nasional dan internasional. Saat ISHG cenderung naik (pasar modal dalam kondisi bullish), berarti secara umum harga saham individual (akan) naik. Sebaliknya, saat ISHG cenderung turun (pasar modal dalamkondisi bearish, itu mencerminkan harga saham individual pada umumnya akan mengalami penurunan. DInamika Perubahan harga saham ini memberikan efek yang berbeda bagi pemodal.

Fenomena Fluktuasi Harga saham tersebut sesungguhnya adalah hal yang wajar. HAL YANG TIDAK WAJAR adalah menanamkan Uang yang akan digunakan dalam waktu dekat ke dalam saham atau menggunakan pasar modal sebagai medi BERJUDI atau Tebak-tebakan. SAHAM harus diperlakukan sebagai instrumen investasi dalam kategori ketiga yakni untuk mencapai TUJUAN JANGKA PANJANG.S

Semakin Tinggi Tingkat Pendapatan, semakin banyak pula presentasi uang yang dapat disimpan ke dalam kategori ketiga. Dalam hal ini pengelolaan uang harus menerapkan dua prinsip utama yaitu menjaga KEAMANAN dana pokok dan jangan melakukan investasi ke dalam aset yang tidak DIMENGERTI. Meskipun pemodal menggnakan jasa konsultan keuangan, apabila ia tidak mengerti investasi yang akan dilakukan, sebaiknya jangan melakukan investasi seperti itu.

Leave a Reply